Sentuhan Tata Ruang Interior
Desember 22, 2007
duniagordyn
TATA ruang dan interior rumah yang monoton bisa membosankan penghuninya. Untuk itu, perlu ada penyegaran agar suasananya bisa lebih menyenangkan.
Penyegaran tersebut bisa dilakukan dengan cara memberikan sentuhan-sentuhan pada interior rumah. Ini bisa berupa penambahan perabot atau barang-barang baru, mengubah tata letak, atau menghilangkan sebagian benda yang ada.
Berikut sejumlah tip untuk memberikan sentuhan interior.
1. Penambahan aksesori tambahan pada ruang. Misalnya pada ruang keluarga, bisa ditambahkan lampu pojok. Untuk menciptakan kesan yang hangat, bisa dipilih lampu yang berwarna kuning.
Sedangkan pada kamar tidur, bisa ditambahkan lampu meja, vas bunga, atau bowl dengan aneka hiasan bunga yang dikeringkan.
Sementara sprei bisa dengan aneka warna, seperti krem, kuning, coklat, atau warna yang lain. Pada ruang makan, bisa ditambahkan aksesori berupa lampu gantung. Banyak model lampu yang bisa dipasang di ruangan ini.
2. Menata ulang furniture yang ada. Biasanya hal ini dilakukan dengan mengubah komposisi dan tata letak furniture. Misalnya mengubah orientasi. Televisi yang semula menghadap utara bisa diubah menghadap ke barat, atau arah lain.
Aksesori yang ada di ruangan rumah juga bisa diganti atau diubah komposisinya. Salah satu caranya adalah mengelompokkan aksesori berdasarkan tema-tema tertentu. Misalnya tema bunga, pemandangan alam, agama, dan sebagainya.
3. Mengubah warna ruangan. Perubahan warna pada ruangan merupakan salah satu cara memberikan sentuhan pribadi sekaligus mengurangi kebosanan. Warna-warna lembut bisa digunakan untuk ruangan tidur. Warna jenis ini bisa pula digunakan pada ruangan yang sempit.
Tujuannya untuk menciptakan kesan lebar dan lapang. Sedangkan warna-warna keras bisa digunakan untuk ruang keluarga dan ruang makan. Warna jenis ini cocok dipakai untuk ruangan yang berukuran besar agar tidak tercipta suasana yang kosong.
4. Mengubah warna gorden. Untuk menentukan warna yang tepat, bisa diambil dari warna yang paling dominan pada ruangan tersebut. Jika tidak, bisa juga dengan memilih gorden yang warnanya justru berlawanan dengan warna dominan ruang. Ini dilakukan untuk memberikan aksen tertentu pada ruangan. *yas/net
Sumber: http://www.bisnisbali.com
Entry Filed under: Uncategorized
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed